ISL VS LPI …

Apa yang membuat PSSI kukuh mempertahankan ISL (indonesian Super League) dan mengharamkan LPI (Liga Primer Indonesia)….????

Menurut Ian Rajagukguk (pendiri Group PSSI Tandingan di Facebook) ternyata motif bisnis menjadi salah satu faktornya.

Secara sederhananya ISL itu sahamnya -/+ 95 % milik PSSI dan profit yang didapat (100%) akan kembali ke PSSI, sedangkan LPI akan memberikan keuntungan lebih banyak bagi klub dibanding LSI. Salah satu dari keuntungan tersebut adalah klub akan menerima pembagian keuntungan dana dari sponsor secara penuh atau 100 %.

Nah bagaimana kalau rekan-rekan “menjadi” PSSI akan memilih mana..??? idealisme atau ekonomi…??? silahkan jawab masing-masing saja…..

Selain dari perbedaan diatas, Ian juga membeberkan beberapa perbedaan lain :

Liga Super Indonesia (LSI)


  • LSI di bawah payung PSSI.
  • Afiliasi regional: AFC
  • Afiliasi Internasional : FIFA
  • Struktur Saham:
  • Yayasan: 5%
  • Klub: 0%
  • PSSI: 95%
  • Pembagian Hak Siar TV (kompensasi siaran langsung): 0%
  • Pembagian Sponsor Utama : 0%
  • Keuntungan : 100% untuk PSSI/PT Liga Indonesia
  • Wasit : Lokal
  • Sumber Dana : APBD
  • Badan Yudisial : Komdis dan Komding PSSI
  • Peserta : 18 klub
  • Sponsor : PT. Djarum (Rp.41.5 milliar)
  • Hadiah : Rp 1,5 milliar

Liga Primer Indonesia (LPI)


  • LPI di bawah payung PSSI
  • Afilliasi Regional: AFC
  • Afiliasi Internasional: FIFA
  • Struktur Saham
  • Yayasan: 100% klub
  • Pembagian Hak Siar TV
  • Klub: 100%
  • Pembagian Sponsor Utama
  • Klub: 100%
  • Keuntungan:
  • Kuota Klub Peserta: 80%
  • Kuota Pembinaan: 20%
  • Wasit: Asing (2 tahun)
  • Sumber Dana: Investasi Rp 15-20 milliar per klub
  • Badan Yudisial: Komdis dan Komding LPI
  • Peserta: 18-20 klub
  • Sponsor: Konsorsium investor
  • Hadiah: 5 milliar.

Setelah diamati LPI ternyata akan menggunakan format profesional layaknya kompetisi profesional seharusnya dilakukan (seperti Liga Italia, Inggris, Spanyol). Salah satunya adalah dengan menyertakan klub sebagai pendiri liga. Kompetisi yang dibentuk, diurus dan dimainkan oleh mereka sendiri. LPI mengadopsi model Liga Premier Inggris yang berdiri sendiri, terpisah dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA). LPI nantinya akan merangsang klub peserta untuk mandiri dan bisa mengelola keuangannya sendiri Semua klub peserta punya perwakilan dan menjadi pengurus di sana

Nah begitulah PSSI..ternyata masih mementingkan Profit Oriented untuk dirinya sendiri.. (menurut pendapat admin)

Semoga dengan hadirnya LPI akan menimbulkan Iklim Sepakbola yang semakin kompetitif….

Sok atuh PSSI sadar euy ….

Disadur dari :

Bola.Net

Tinggalkan Pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s